Waspada !! Desa Penfui Timur “Juara” Demam Berdarah 

OELAMASI. NUSA FLOBAMORA–—. Wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus menyebar dan Desa Penfui Timur yang berada di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang keluar sebagai “juara” dengan jumlah pasien tertinggi yang menginjak angka 10 kasus.

Hal ini ditegaskan  drg. Imelda Sudarmadji, Kepala Puskesmas Tarus kepada wartawan di Puskesmas tersebut Selasa, (29/1/2019)

“Desa yang rawan di Desa Penfui Timur yang terdiri dari 10 kasus dan  sisanya desa-desa yang lain” ujar Imelda

Dokter Gigi itu juga mengatakan bahwa sementara ini puskesmas yang dipimpinnya sedang menangani 22 kasus demam berdarah di Kecamatan Kupang Tengah.  Dalam kasus ini, DBD banyak menimpa anak usia Remaja dan juga  Balita usia empat tahunan.

Berbagai langkah telah diambil  puskesmas bersama para stakeholder mengatasi merebaknya DBD seperti pembagian abate, meminta warga melakukan 3M (menguras, menutup,mengubur), melakukan bakti pembersihan lingkungan

“Kita juga turun kerja bakti pembersihan lingkungan di Penfui Timur dengan pak Camat dan pemerintah Desa dan masyarakat setempat sebab Penfui Timur banyak DBD dan berbatasan langsung kota kupang,” tambah Imelda.

Selain melakukan upaya pencegahan, juga membuka posko DBD berlokasi di Puskesmas Tarus yang beroperasi 1×24 Jam. Walaupun daerah paling rawan DBD ada di Desa Penfui Timur tapi tidak dibuat posko karna terbatasnya tenaga analis sehingga dipusatkan di Puskesmas Tarus yang berada di Jalan Timor Raya.

Beberapa waktu lalu juga telah dilakukan Fogging sebagai upaya akhir memberantas nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang membawa Virus Dengue penyebab demam berdarah.

Diakhir wawancaranya drg. Imelda sebagai Kepala Puskesmas juga menghimbau para kader Pustu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama  jika melihat ada anggota keluarga atau masyarakat yang mengalami gejala DBD agar segera dilaporkan ke Posko DBD di Puskesmas Tarus.(AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *