Lima Komisioner KPU NTT Akhiri Masa Tugas

KUPANG. NUSA FLOBAMORA-—Lima Komisioner KPU NTT, Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe,
Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli, Ketua Divisi Data KPU NTT, Theresia Siti, Ketua Divisi Teknis, Thomas Dohu dan anggota, Gasim, secara resmi mengakhiri masa tugasnya terhitung tanggal 27 Desember 2018 (periode 2013-2018). Secara khusus kelima komisioner menyampaikan pesan dan kesan selama melaksanakan tugas.
Dalam pesan pamitan yang masing-masingnya disampaikan melalui grup Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe , Kamis (27/12/2018), mengatakan
terima kasih banyak atas kerja sama dari semua pihak atas seluruh proses politik yang terlaksana selama ini sehingga berjalan aman dan lancar selama ini.
“Saya berterima kasih atas support dari bapak, ibu dan seluruh elemen masyarakat sehingga semua tahapan pemilu dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam kebersamaan kita selama ini, pasti ada hal-hal yang kurang berkenan dalam sikap dan tutur kata saya, oleh karena itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Maryanti.
Maryanti juga menitip pesan dalam pantun ‘Jika ada jarum yang patah, jangan simpan di dalam peti, jika ada yang sikap dan tutur kata yg salah, jangan simpan di dalam hati”.
Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli mengatakan, sehubungan dengan telah berakhirnya tugas sebagai anggota KPU NTT, maka berdasarkan surat KPU NO. 1555/PP.05/KPU/2018, maka tugas dan kewenangan KPU Provinsi NTT diambil alih KPU pusat sampai terbentuknya KPU Provinsi NTT yang baru.
“Karena itu saya izin pamit. Terima kasih sudah bersama lima tahun dalam suka dan duka selaku penyelenggara Pemilu. Saya mohon maaf atas tutur kata dan tindakan yg mencederai hubungan pribadi,” tulis Yosafat.
Ketua Divisi Data KPU NTT, Theresia Siti mengatakan, masa tugas sebagai anggota KPU NTT berakhir pada hari ini. Dirinya menyampaikan salam Damai Natal untuk aemua.
“Hari ini masa tugas saya sebagai anggota KPU Provinsi NTT berakhir. Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama kita selama ini yang sangat berkesan. Tentu dalam berproses ada kata dan tindakan saya yang kurang berkenan dihati Bapak dan ibu semua dan mohon maaf sebesar- besarnya,” kata Siti.
Gasim anggota KPU NTT lainnya mengatakan hal yang sama, yakni hari ini merupakan hari terakhir menjalankan tugasnya sebagai komisioner KPU NTT berakhir hari ini, 27 Desember 2018. Mohon maaf sebesar-besarnya, bila ada yang salah dan khilaf yang dilakukan selama ini.
” Tepat pukul 24:00 wita, saya mohon pamit dari group ini. Syalom, Tuhan memberkati,” tulis Gasim.
Ketua Divisi Teknis, Thomas Dohu juga menyampaikan ucapan pamitan. Dikatakan, hari ini tujuan pelabuhan akhir telah kami capai sebagai anggota KPU NTT. Ada banyak pelabuhan persinggahan telah dilalui dan tentu dengan peristiwa yang menyertainya. Dinamika dalam tahapan pilkada dan pemilu menjadi catatan sejarah penting dalam kamus kehidupan demokrasi di Indonesia,khususnya di NTT. Namun, waktu jualah yang mengakhiri perjumpaan ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua rekan wartawan yang sudah mendukung kegiatan di KPU. Menyadari akan keterbatasan dan kelemahan saya,maka dari hati yang paling dalam saya memohon maaf jika dalam berinteraksi selama ini, ada sikap, perilaku, tutur kata melalui SMS/WA,telepon ataupun berkomunikasi langsung yang tidak berkenan,” ujarnya.
Dirinya berharap agar martabat dan wibawa penyelenggaraan pemilu tetap terjaga demi terwujudnya Indonesia Demokratis, adil makmur dan sejahtera.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *