UMK Kembali Melepas 442 Lulusan Sarjana

KUPANG.NUSAFLOBAMORA—– Universitas Muhammadyah Kupang (UMK) kembali melepas 442 lulusan Sarjana dari lima fakultas di lembaga ini untuk angkatan ke 27. Para wisudawan yang dilepas secara resmi oleh Rektor UMK,  Dr. Zainur Wula, S.Pd, M.Si ini  berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadyah nomor 163/Kep/AU-D/2018 tertanggal 31 Oktober 2018.

Rektor UMK, UMK,  Dr. Zainur Wula, S.Pd, M.Si dalam arahan di depan para  wisudawan dan orangtua serta undangan lainnya,  Rabu (31/10/2018) memberikan pesan-pesan khusus.

Rektor Zainur berpesan agar wisudawan harus tetap memiliki kualitas karakter yang baik dan tetap menghidupi slogan belajar berkelanjutan dengan selalu meremajakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh dengan terus belajar.

Dirinya menekankan soal  karakter, karena karakter lebih mahal dari inteligensi. Orang pintar belum tentu sukses di berbagai bidang. Sejarah dunia dan Indonesia telah membuktikan itu. Untuk itu dirinya berharap sebagai wisudawan  dituntut tidak sekedar pintar tetapi berkarakter, karena itu yang  nomor satu.

Zainur juga mengingatkan bahwa wisuda sarjana bukanlah akhir segalanya tetapi merupakan momentum awal mengaplikasikan ilmu di masyarakat. Sarjana, bukanlah merupakan barang mainan tapi pertanggungjawaban moral yang berat terutama di kalangan masyarakat.

“Mari kita buktikan bahwa sarjana kita memiliki karakter dan kemampuan untuk bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia, karena kita masuk dalam perguruan tinggi yang diperhitungkan di kancah nasional apalagi Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Zainur juga mengajak wisudawan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri dan tidak tergantung pada pilihan menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Muhammadiyah Prof Marsudi Asdar juga mengingatkan hal yang sama. Ia mengingatkan agar wisudawan harus memiliki jiwa wirausaha untuk menciptakan pekerjaan bukan mencari pekerjaan. Oleh karena itu wisudawan harus mempersiapkan tiga hal dasar yaitu karakter, kompetensi dan literasi.

“Tidak haya karakter moral namun karakter dalam berpraktek, itu bisa dilihat dari tidak malas, tidak membuat sebal pimpinan, tidak ogah ogahan. Selain itu harus menunjukkan kompetensi sebagai sarjana yang kritis, mampu bekerja, berkomunikasi dan bisa berkolaborasi dengan orang lain,” pintanya.

Prosesi wisuda dimulai dengan pengukuhan 10 wisudawan terbaik dan diikuti wisudawan dari Fakultas Perikanan, Fakultas Agama Islam, Fakultas IlmubSosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sebanyak 442 wisudawan yang diwisuda ini merupakan mahasiswa dari 11 program studi di lima fakultas.

Adapun jumlah wisudawan dari tiap Fakultas yakni Fakultas Perikanan sebanyak 31 orang yang terdiri dari 14 mahasiswa Prodi Agrobisnis Perikanan dan 17 mahasiswa Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Fakultas Agama Islam sebanyak 58 orang yang terdiri dari 50 mahasiswa Prodi Tarbiyah 50 dan 8 mahasiswa Prodi Syari’ah. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 116 orang yang terdiri dari 20 mahasiswa Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial, 85 mahasiswa Prodi Sosiologi dan 11 mahasisw Prodi Antropologi Sosial.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan diwisuda sebanyak 144 orang yang terdiri dari 51 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta 93 mahasiswa Prodi Biologi.  Fakultas Ekonomi, diwisuda sebanyak 93 orang yang terdiri dari 53 mahasiswa Prodi Manajemen dan 40 mahasiswa Prodi Akuntansi.(erni amperawati)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *