BRAVO-5 NTT Siap Menangkan Jokowi-Ma’aruf di Pilpres 2019

KUPANG.NUSAFLOBAMORA—--Ketua Bravo-5 atau tim pemenangan Jokowi-Ma’aruf Nusa Tenggara Timur, Djainudin Lonek menyatakan siap menangkan Joko Widodo-Ma’aruf Amin di Pemilihan Presiden ( Pilpres) 2019. Saat ini Bravo-5 melakukan penetrasi ke tengah masyarakat se-NTT untuk menjelaskan serta memberikan pemahaman  tentang berita-berita bohong, berita hoax yang selama ini cenderung mendeskreditkan Jokowi dan pemerintahannya.

Djainudin Lonek saat ditemui disela-sela pembentukan Kaukus perempuan Bravo-5 untuk pemenangan Jokowi di Resto Bundo Kanduang, Selasa(2/10/2018) menjelaskan, Bravo-5 adalah tim pemenangan Jokowi yang inisiator pembentukkannya oleh Jenderal (Purn) TNI, Luhut Binsar Panjaitan yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Bravo-5 ini terbentuk Tahun 2014 saat kontestasi pilpres 2004 yang mengantarkan Jokowi menjadi Presiden saat ini.

Dikatakannya, saat ini Bravo-5 melakukan penetrasi kejantung masyarakat se-NTT untuk menjelaskan serta memberikan pemahaman  tentang berita-berita bohong, berita hoax yang selama ini cenderung mendeskreditkan Jokowi dan pemerintahannya.  Untuk itu Bravo-5 turun di berbagai Kabupaten di mulai dari daratan Timor,  Kabupaten Timor Tengah Selatan( TTS), Timor Tengah Utara( TTU), Belu dan Malaka.

“Tugas kami  Bravo-5 adalah penetrasi kejantung masyarakat untuk bagaimana menjelaskan kepada masyarakat tentang berbagai hal menyangkut berita bohong, berita hoax yang cenderung mendiskreditkan Jokowi dengan pemerintahannya,” jelasnya.

Untuk itu, katanya, tim Bravo-5 sudah turun di berbagai Kabupaten di daratan Timor khusus di Belu, TTU dan Malaka sudah bertemu dengan bupatinya. Saat ini bravo-5 bertemu dengan ibu-ibu para janda di Kota Kupang untuk membentuk Kaukus perempuan Bravo-5 mendukung pemenangan  pasangan Jokowi- Ma’aruf.

Menurut Djainudin, pembentukan Kaukus perempuan Bravo-5 bukan hanya semata ibu-ibu para janda saja tetapi ada ibu-ibu yang bersuami lainnya. Yang dimaksud ibu-ibu para janda , Bravo-5 NTT punya kepedulian sosial kepada yang bukan saja mereka sebagai tim pemenangan Jokowi tetapi lebih dari itu Bravo-5 punya perhatian khusus kepada para janda dikarenakan dirinya sebagai Ketua Partai Persatuan Pembangunan Wilayah NTT dan juga sebagai Anggota DPRD Kota Kupang, sehingga merasa ada tanggung jawab moral terhadap kehidupan mereka yang ada di Kota Kupang.

Lebih lanjut Politisi PPP  NTT ini mengharapkan, setelah terbentuknya Kaukus ini, bisa menyampaikan kepada sanak saudaranya, lingkungan tempat tinggalnya bahwa berita hoax yang beredar saat ini yang di tabloid, media sosial dan lain-lainnya yang menyudutkan Jokowi itu adalah tidak benar.

“Saya mengharapkan setelah terbentuknya Kaukus ini, ibu- ibu bisa menjelaskan kepada suaminya, anak-anaknya keluarganya maupun lingkungan tempat tinggalnya, bahwa berita hoax yang saat ini beredar media sosial dan lain-lainnya apa itu dikatakan Jokowi adalah PKI-lah,  Jokowi memiliki hutang di negara luarlah, Banjirnya imigran ke Indonesia dan sebagainya. Memang Indonesia ada hutang, tetapi hutang ini kan berkelanjutan dari rezim sebelumnya, ” tegasnya.

Menurut Lonek,  dikatakan Jokowi PKI, tetapi  Jokowi tidak terbukti  PKI bahkan orang yang di salah satu tabloid  menyatakan bahwa Jokowi PKI sudah dihakimi dan sementara menjalani proses hukum.

“Ini berarti Pak Jokowi bukan PKI, melainkan Jokowi adalah anak Bangsa dan pemimpin berkeadilan yang telah menorehkan tinta emas dalam kancah perpolitikan nasional, yang telah mengkawinkan nasionalis dengan religius sebagai jawaban atas fenomena dan dinamika yang sementara melaju kencang di negri kita ini,” tegasnya.

Ditanya soal optimisme tim Bravo-5 untuk memenangkan Jokowi-Ma’aruf,  Anggota Dewan Kota Kupang Fraksi PPP ini mengatakan, sebagai ketua Bravo- 5 NTT dirinya optimis dengan kerja keras dengan hati yang tulus akan memenangkan Jokowi-Ma’aruf di NTT dengan kisaran 80 persen. Hal ini berdasarkan beberapa indikator,  Pertama, bahwa rentan perjalanan di NTT baru pernah Presiden RI berkunjung ke NTT sebanyak 8 kali, dan tidak ada Presiden sebelumnya yang menginap di NTT selama 8 kali, cuma ada di Presiden Jokowi. Kedua, Jokowi sudah banyak berbuat dan membangun NTT dengan program nawacitanya yang ke 3 yaitu membangun dari pinggiran, dan itu terbukti dengan pembangunan terminal persinggahan di perbatasan Atambua dengan Negara Timor Leste, pembuatan bendungan untuk masyarakat, Infrastruktur yang memudahkan perjalanan masyarakat dari Desa ke Kota. Ini semua sudah di nikmati dan menjadi kebanggaan masyarakat NTT. Untuk itu masyakat NTT  harus menangkan Jokowi di 2019.

“Kami budaya orang Timor tidak hanya terima kasih tetapi ada pengertiannya, kita terima,  kita kasih,”  tuturnya.( erni amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *