Padma Indonesia Bela Penyidik TPPO Sumba Barat

JAKARTA.NUSAFLOBAMORA—Direktur Lembaga Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma Indonesia), Gabriel Goa, yang juga Dewan Penasehat Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia terpanggil untuk membela Penyidik-Penyidik TPPO khususnya di Polres Sumba Barat. Mereka tidak boleh  dikriminalisasi karena selama ini bekerja serius dan rela berkorban untuk menangkap dan memproses hukum Pelaku dan Aktor Intelektualis TPPO di Indonesia khususnya di NTT.

“Kami akan usut tuntas oknum-oknum Pejabat Polri yang menjadi backing Human Trafficking. Karena ini sangat merugikan banyak orang”, kata Gabriel Goa, di Jakarta, Senin ( 1/10/ 2018).

Menurut Goa, ada beberapa point yang perlu mendapat perhatian serius dan ini merupakan sikap resmi Padma Indonesia. Dirinya menyebutkan,  Pertama: meminta Komnas Ham,Ombudsman RI, Kompolnas RI dan Komisi III DPR RI untuk mendesak Kapolri agar membela para Penyidik TPPO yang dikriminalisasi dan menindak tegas Oknum-oknum Pejabat Polri yang menjadi backing Human Trafficking di Indonesia khususnya di NTT.

Kedua, menyampaikan Proficiat dan Penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras Polres Sumba Barat yang dipimpin Kanit Tipiter Bripka Martin Djurumana,SH bersama Satgas TPPO Bareskrim Mabes Pori yang mengungkap dan mengusut tuntas serta memproses secara hukum Pelaku dan Aktor Intelektualis TPPO terhadap 3 korban TPPO asal Sumba yang saat ini berkasnya sudah P21.

Ketiga, mendesak Kejari Sumba Barat segera melimpahkan berkas Perkara TPPO yang sudah P21 ke Pangadilan Negeri Sumba Barat bukan mempetieskannya.

“Kami mengajak solidaritas semua pihak untuk mengawal Proses Hukum TPPO di Kejari dan PN Sumba Barat hingga Mahkamah Agung agar JPU dan Hakim tidak kongkalikong dengan pihak Auktor Intelektualis TPPO apalagi membebaskan mereka dari jeratan hukum,” tegas Goa.

Keempat,mendesak Komisi Yudisial dan KPK RI agar mengawasi persidangan TPPO mulai dari PN Sumba Barat hingga Mahkamah Agung.

Kelima, mendesak Kapolri dan Kapolda NTT untuk memberikan penghargaan sekolah dan promosi jabatan kepada semua Penyidik TPPO yang telah bekerja keras serta berani mempertaruhkan nyawa dalam mengungkap dan mengusut tuntas jaringan mafiosi Perdagangan Orang NTT serta menangkap dan memproses hukum Pelaku dan Auktor Intelektualis TPPO di wilayah hukum Polda NTT.(*/erni amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *