3.200 Personil TNI dan Warga Kupang  Ikut Sosialisasi TINAF-MIM 2018

KUPANG.NUSAFLOBAMORA—Sebanyak 3.200 personil TNI dan Warga Kota Kupang, NTT ikut sosialisasi The Indonesian Nasional Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018 atau TINAF-MIM 2018. Sosialisasi yang dilakukan Lantamal VII Kupang ini sebagai bentuk partisipasi dalam upaya  evakuasi dan rehabilitasi membantu pemerintah dalam upaya pemulihan kondisi masyarakat NTB pasca gempa bumi. Ada beberapa kegiatan olahraga yang dilaksanakan pada acara ini yang semula dijadwalkan tanggal  23 September 2018 di undur jadi 4 November 2018.

Dalam Press release dari Lantamal VII Kupang yang diterima Wartawan di Kupang, Sabtu (29/9/2018) menyebutkan, Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H melaksanakan Publikasi dan sosialisasi The Indonesian Nasional  Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018. Adapun kegiatan ini terbagi dalam beberapa kategori yakni  kategori 42 K Nasional dan Internasional, 21 K Nasional Dan Internasinal, 21 K Master, TNI/Polri, 10K Nasional, Master, TNI/Polri, 5 K Nasional dan Pelajar dengan usia 18 sampai 45 Tahun, di area CFD (Car Free Day) depan Rumah Jabata Gubernur NTT  Jl El Tari Kota Kupang – NTT.

Disebutkan, sebanyak 3.200 personil TNI dan masyarakat turut serta mensosialisasikan dan mempublikasikan The Indonesian Nasional  Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018, dengan berlari terpimpin dengan mengelilingi sekitaran jalan El Tari tempat berlangsungnya CFD dan  langsung di pimpin oleh Komandan Lantamal VII Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H sebagai Pihak Penyelenggara dan di dampingi Komandan Korem 161/WS, disamping itu juga sebagian prajurit membagikan sebanyak 500 brosur lari marathon di masyarakat setempat yang ikut hadir dalam CFD.

Komandan Lantamal VII mengatakan menimbang situasi kondisi di Provinsi Nusa Tenggara Barat pasca bencana alam atau gempa bumi yang terjadi pada tanggal 5 Agustus 2018, TNI turut prihatin atas duka mendalam yang di rasakan oleh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Aaat ini sebagai langkah evakuasi dan rehabilitasi terus di lakukan oleh pemerintah seiring dengan upaya pemulihan kondisi masyarakat NTB, dengan berat hati menyampaikan bahwa pelaksanaan The Indonesian Nasional  Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018 yang semula akan di selenggarakan  tanggal  23 September 2018 di undur jadi 4 November 2018.

Secara umum tehnis acara tidak ada perubahan, termasuk ketentuan lomba , lokasi pelaksanaan, dan susunan acara. TNI menyadari antusiasme peserta The Indonesian Nasional  Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018 yang cukup tinggi, bagi peserta yang berminat mengikuti kegiatan ini, pendaftaran secara online dan ofline masih di buka hingga tanggal 15 Oktober 2018.

Disela acara berlangsung dalam wawancaranya Komandan Lantamal VII menyampaikan melalui kegiatan ini pihaknya mengajak masyarakat Indonesia terus berdoa semoga masyarakat Nusa Tenggara Barat dapat kembali bangkit dan memulai lembaran baru yang lebih baik

Brigjen (Mar) Kasirun Situmorang, S.H menambahkan,  sebagai penyelenggara sosialisasi The Indonesian Nasional  Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018 di Kota Kupang mengharapkan dukungan dari segenap masyarakat  Indoinesia demi kelancaran dan kesuksesan acara tersebut nanti.

Turut hadir dalam acara sosialisasi dan publikasi  The Indonesian Nasional  Armed Forces Mandalika Internasional Marathon 2018 diantaranya Komandan Korem 161/WS, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa beserta Staf, Wadan Lantamal VII Kupang Kolonel Laut (P) Ari Widyatmoko, Para Asisten Danlantamal VII, Ketua Jalasenastri Korcab VII DJA II, beserta Pengurus, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/ WS beserta pengurus, pengurus Pia Adya Garini Lanud El Tari Kupang, Dan Lanudal Kupang, Para Kadis/ Kasatker Lantamal VII, Danyonmarhanlan VII, Danpomal Lantamal VII, Seluruh Prajurit TNI Wilayah Kota Kupang, Pelajar, dan masyarakat setempat.(*/erni amperawati).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *