Korem 161 Gandeng Pertamina dan Telkom Bedah Rumah Warga PPI

KUPANG.NUSAFLOBAMORA–—Korem 161/Wira Sakti Kupang menggandeng PT Pertamina Cabang NTT dan PT Telkom NTT siap membedah rumah warga eks pejuang pro integrasi (PPI). Saat ini tengah dilakukan sosialisasi dan tatap muka

dengan masyarakat Pejuang Pro Integrasi ( Eks Timor Timur) dalam rangka bedah rumah. Proses bedah rumah akan dilakukan dengan mekanisme undian, sehingga tidak ada rasa cemburu antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya.

Dalam siaran Pers Makorem 161/Wira Sakti Kupang yang diterima Nusaflobamora, Selasa (4/9/2018) disebutkan, pelaksanaan sosialisasi mengenai bedah rumah sudah dilaksanakan di Aula Sudirman Korem 161/Wira Sakti, Senin (3/9/2018).

Pada sosialisasi itu Manager Branch Marketing PT Pertamina NTT, Mardian dalam sambutannya menyampaikan latar belakang dilaksanakan kegiatan bedah rumah bagi masyarakat pejuang pro integrasi ini. Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri BUMN, ketika beberapa waktu yang lalu melaksanakan kunjungan di NTT, memerintahkan kepada PT Pertamina NTT dan PT Telkom NTT untuk melaksanakan bedah rumah kali ini sejumlah 50 unit rumah.

Sementara  Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat pejuang pro integrasi yang tetap memiliki jiwa merah putih dan tujuan dilaksanakan kegiatan bedah rumah. Danrem mengapresiasi yang tinggi kepada masyarakat pejuang pro integrasi, yang sampai dengan saat ini masih memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi, jiwa merah putih tetap menyala di dada, dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pejuang pro integrasi menjadi lebih layak, dalam hal ini adalah memiliki rumah layak huni.

Lebih lanjut dijelaskan tentang mekanisme siapa yang berhak mendapatkan rumah layak huni. Berhubung terbatasnya alokasi bedah rumah, yaitu 50 unit rumah, dihadapkan dengan banyaknya masyarakat pejuang pro integrasi yang masih memiliki rumah tidak layak huni, maka penentuan siapa yang mendapat bedah rumah dilaksanakan dengan mekanisme undian, sehingga tidak ada rasa cemburu antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya dan tidak terjadi penumpukan pelaksanaan bedah rumah di salah satu wilayah/desa saja.Tentunya harus memenuhi kriteria/syarat utama penerima bantuan bedah rumah ini.

“Dari beberapa kriteria/syarat utama penerima bantuan bedah rumah ini yang harus dipenuhi diantaranya adalah mempunyai Sertifikat Tanah Hak Milik dan Tanah tersebut tidak bermasalah”, imbuh Danrem 161/Wira Sakti.

Pada kegiatan sosialisasi ini panitia penyelenggara menyiapkan kendaraan beberapa bus dan truk untuk menjemput masyarakat dari tempat tinggalnya menuju Aula Sudirman Korem 161/Wira Sakti guna mengikuti kegiatan ini, dari daftar hadir yang ada, tercatat 178 masyarakat pejuang pro integrasi  hadir dalam kegiatan ini.

Bertindak sebagai pemandu pelaksanaan undian bedah rumah ini adalah Kasi Intel Korem 161/Wira Sakti, dari masyarakat yang hadir dibagi menjadi beberapa gelombang untuk dipanggil kedepan guna mengambil kupon undian yang di bagikan oleh Panitia penyelenggara.

Tiap gelombang tersebut berasal dari setiap wilayah/desa yang hadir, untuk dijatah alokasi bedah rumah, dari total peserta undian per wilayah/desa, sesuai dengan alokasi 50 unit bedah rumah yang ada.

Hadir dalam kegiatan ini Kasrem, perwakilan PT Telkom NTT, Kacab Asabri NTT, Para Kasi, Tokoh warga Eks Timtim,  Dandim 1604/Kupang, Camat Kupang Tengah,  Camat Kupang Timur, Lurah Tanah Merah, Lurah Merdeka, Kades Manusak, Kades Naibonat, Kades Tuapukan dan Kades Naunu. (*/erni amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *