PW NU NTT Berbagi Kasih Dengan Umat Lintas Agama di Idul Adha

KUPANG.NUSAFLOBAMORA-–Pada momen hari Raya Idul Adha 1439 H/ 2018 dimaknai Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama ( PWNU) NTT, dengan  berbagi kasih bersama  240 warga muslim dan non muslim  di pinggiran kota Kupang maupun kabupaten Kupang. Berbagi kasih dengan memberikan daging hewan qurban ini untuk memperkuat tali persaudaraan diantara sesama sehingga sama-sama tetap hidup rukun dan damai dalam menjaga daerah ini.

Ketua PW NU NTT, Drs. Jamal Ahmad saat ditemui di lokasi penyembelihan hewan qurban, di Bimoku Kabupaten Kupang, Kamis (23/8/2018) mengatakan,  PWNU NTT setiap tahunnya pada momen hari Raya Idul Adha berbagi berkah dengan sesama umat beragama tanpa membedakan Agama, suku dan ras. Tahun ini bantuan Hewan qurban  selain disiapkan PW NU, juga mendapat bantuan dari Bank NTT dan sumbangan pribadi dari Awang Notoprawiro pengusaha di Kota Kupang. Adapun  total bantuan Hewan qurban yang  disembelih 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing dengan penerima daging qurban sebanyak 240 orang  yang tersebar di daerah pinggiran Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Jamal Ahmad yang di dampingi Rois Suriyah KH Abdul Kadir Makarim dan Sekertaris PWNU NTT Abdullah Ulumando, menguraikan makna dari Hari Raya Idul Adha itu sendiri adalah, sebagai wujud kecintaan pada sesama sebagai mana yang ditunjukkan Nabi Ibrahim AS yang karena kepatuhannya kepada Allah, dia rela menyerahkan anaknya. Selain itu juga, sebagai rasa empaty pada masyarakat kecil dan semangat solidaritas serta kebersamaan diantara umat beragama juga menjadi wujud hari Raya Idul Adha ini.

“Saya rasa kedepannya terus kita lakukan untuk berbagi bersama umat lintas Agama, sebagai wujud tali silahturahim diantara kita sesama umat beragama  harus tetap terjaga. Konkritnya seperti dimomen hari raya Idul Adha ini, kita berbagi daging qurban untuk sesama,” katanya.

KH Abdul Makarim menjelaskan, makna dari hari raya Idul Adha itu ada 2 yakni ,makna Ibadah dan makna sosial artinya, dalam berbagi itu 1/3 bagian untuk yang punya, 1/3 bagian untuk umat muslim dan 1/3 bagian lagi untuk umat beragama lainnya. Untuk itu Abdul Makarim mengharapkan, dalam momen memperingati hari raya Idul Adha ini, hendaknya sesama umat muslim selalu menjaga keharmonisan dengan sesamanya dan wajib hukumnya  membagi berkah terutama disekitar tempat tinggalnya.

Abdullah Ulumando sekertaris PWNU NTT yang juga calon DPD Perwakilan NTT ini menambahkan, berbagi ini merupakan implementasi dari visi misi NU yang mencerminkan kehidupan sosial yang baik. NU hadir untuk memberikan sentuhan pada sendi-sendi kehidupan masyarakat baik di kota maupun Kabupaten Kupang. Dirinya juga mengharapkan kerekatan hubungan antara umat beragama didaerah ini terus ditingkatkan.

Ketua panitia Idul  Adha dari PW NU NTT, Abdul Syukur menginformasikan hewan qurban untuk tahun ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan panitia yang solid dan bekerja dengan baik. Sumbangan hewan qurban  tahun ini Sapi 3 ekor dan kambing 3 ekor. Sumbangan diperoleh dari PWNU sendiri, Bank NTT dan sumbangan dari Awang Notoprawiro. Lanjut politisi PPP yang juga caleg dapil NTT 8 (Kabupaten TTU, Belu dan Malaka) ini, dari hewan qurban akan dibagikan 240 kantung daging kepada saudara-saudara yang berada di pinggiran kota Kupang dan kabupaten Kupang yang berhak menerimanya tanpa membedakan agama, suku dan ras.(erni amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *