Orangtua Dihimbau Cerdas Memilih Makanan Buat Anak-anak

KUPANG.NUSAFLOBAMORA—-Anak adalah generasi penerus bangsa, yang terbentuk  mulai dari proses pembuahan sampai tumbuh dan berkembang. Proses dan tumbuh kembang anak bisa terjadi apabila IPTEK makanannya cukup sesuai dengan siklus pertumbuhan itu. Untuk itu, para orangtua diharapkan cerdaa memilih makanan buat tumbuh kembang anak.  Pemerintah  mempunyai tugas dan tanggung jawab yang mana sudah tertuang dalam undang-undang untuk menjamin ketahanan pangan masyarakatnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTT, dr. Yovita Mitak menyampaikan hal ini kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (20/7/2018).

Menurut dr. Yovita, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTT sudah melakukan terobosan – terobosan yang benar-benar bisa menjamin masyarakatnya untuk mendapatkan akses makanan. Menurutnya bahwa asupan gizi itu sangat mudah di peroleh untuk ketahanan pangan. Tetapi tantangannya adalah, pangan sudah tersedia tetapi belum bisa menjamin masyarakat untuk mendapatkan makanan yang cukup.

“Kalau pangan sudah tersedia tetapi akses kepada sumber-sumber makanan itu tidak ada, juga percuma. Masyarakat bisa akses kalau masyarakat punya daya beli dan juga punya jangkauan untuk mencapai pusat-pusat produksi/pasar. Untuk mengatasi hal ini, maka ketahanan pangan selalu berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait yang memproduksi bahan makanan itu, baik hewani, pertanian dan perdagangan,” jelasnya.

Menurut mantan Direktris RSUD Prof. WZ Johannes Kupang ini, untuk memudahkan masyarakat yang bisa akses makanan tetapi tidak punya daya beli, yaitu dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan rumah dan sekolah dengan tanaman sayur mayur maupun buah-buahan. Dengan terobosan ini, diharapkan masyarakat lebih mudah dan lebih gampang untuk mengakses sumber-sumber makanan. Selain itu juga, berusaha untuk mengembangkan keragaman dalam hasil olahan agar bisa mencukupi kebutuhan gizi dari keluarga itu sendiri, khususnya anak-anak yang dalam masa pertumbuhan baik karbohidratnya, protein, lemak dan mineral.

Ditambahkannya, dengan program sosialisasi pangan lokal serta pengolahannya, ketahanan pangan terus  berjejaring, bermitra dengan PKK. Sebagai pimpinan dinas dirinya  menghimbau kepada para orang tua, untuk cerdas menyiapkan makanan bagi anak-anaknya.  Karena pangan yang tidak mencukupi kebutuhan gizi akan mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak terutama tingkat kecerdasannya. Diharapkan orang tua khususnya ibu dalam mengolah makanan bisa bervariasi dan faham apa itu karbohidrat, protein, lemak dan mineral.

“Orang tua harus cerdas menyediakan makanan selain murah juga punya unsur nilai gizi yang cukup untuk perkembangan anak-anaknya sebagai penerus  masa depan Bangsa,” pesan dr. Yovita yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli Gubernur NTT ini.(erni amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *