23 Anak Jadi Duta NTT Meriahkan Puncak HAN di Jatim

KUPANG.NUSAFLOBAMORA––Sebanyak 23 anak dari Forum Anak NTT akan bergabung dengan 3.000 anak Indonesia lainnya untuk memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2018. Puncak HAN, Senin (23/7/2018) akan dilaksanakan  di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur (Jatim) dihadiri langsung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT, Dra. Bernadeta M. Usboko,M.Si, menyampaikan ini ketika dihubungi Staf Biro Humas Setda NTT melalui telepon seluler ke Pasuruan, Jatim Minggu (22/7/2018).

Menurut Erni, peringatan HAN 2018 mengusung tema “Anak Indonesia, Anak GENIUS”. Tujuannya untuk membangun kembali kesadaran setiap elemen bangsa, baik individu, orang tua, guru maupun pemerintah tentang pentingnya tugas masing-masing dalam memenuhi hak dan perlindungan anak. Selain itu, melalui peringatan HAN 2018 dapat mempertemukan Forum Anak Nasional (FAN) dari berbagai daerah untuk mendiskusikan sejumlah topik aktual terkait isu-isu pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sejumlah isu itu, yakni pernikahan usia anak, bullying (perilaku agresif terhadap anak), radikalisme dan terorisme. Forum Anak Nasional (FAN) 2018 juga mengangkat tema: Bakti Anak Kepada Negeri “Menjadi Inspirasi Pelopor dan Pelapor Pemenuhan hak dan Perlindungan Anak”.

Dijelaskan Erni,   pihaknya pada puncak HAN mengikutsertakan 23 orang anak berprestasi yang tergabung dalam Forum Anak NTT didampingi pihak Wahana Visi Indonesia (WVI) selaku wadah sponsor anak Indonesia.

Kehadiran anak NTT di puncak peringatan HAN 2018 dilakukan melalui proses persiapan dengan menjaring dan memilih duta-duta anak, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pemilihan duta anak NTT tersebut, dilaksanakan melalui Konferensi  Anak Daerah tingkat provinsi NTT yang dipusatkan di Kabupaten Malaka, awal Juni 2018 lalu sehingga terpilih 23 orang anak untuk mewakili NTT, kecuali Kabupaten Flores Timur dan Sabu Raijua, yang tidak mengirim perwakilannya.

“Bapak Presiden Joko Widodo akan hadir pada puncak peringatan HAN 2018 dan berdialog dengan anak-anak dari berbagai daerah.  Disinilah etnis dan budaya Kabupaten Malaka disepakati menjadi ikon dan mewakili provinsi NTT dalam puncak peringatan HAN 2018 , di Kebun Raya Purwodadi. Akan ditampilkan tarian massal dan busana adat dari Kabupaten Malaka sebagai profil NTT. Forum anak NTT akan menggambarkan profil NTT secara utuh,” ucap Erni  Usboko.

Menurutnya, kegiatan yang telah dipersiapkan untuk ditampilkan pada peringatan HAN 2018, berupa lomba pidato, interaksi anak dalam kelompok, pagelaran seni dan budaya serta  pemahaman anak terkait profil daerah. Sedangkan untuk usia dan pendidikan anak yang tergabung dalam Forum Anak NTT, yaitu anak dengan jenjang pendidikan SMP dan SMA dengan usia dibawah 18 tahun. Anak-anak ini nantinya kembali ke daerahnya dan membagi pengetahuan dengan anak yang lain terutama kepada anak berkebutuhan khusus (Disabilitas).

“Harapan kami melalui momentum peringatan ini, anak-anak dapat diberikan ruang untuk dapat mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan juga  menjadi generasi masa depan yang lebih baik. Hal lain yaitu, anak selalu menjadi kelompok rawan eksploitasi, perdagangan orang, narkoba, radikalisme dan pornografi. Maka saya berharap perlu perhatian serius semua pihak agar anak dapat tumbuh dan mampu menghadapi perubahan-perubahan yang ada,” tambah usboko.(*/erni amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *