OMK Se-Nusra Sepekan Gelar Nusra Youth Day di Kupang

KUPANG.NUSAFLOBAMORA—-Orang Muda Katolik (OMK) se-NTT yang berasal dari Keuskupan Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Kauskupan Maumere, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Atambua dan Keuskupan Weetabula-Sumba, selama sepekan berada di Kota Kupang. Kehadiran para OMK ini dalam rangka melaksanakan pertemuan bersama dalam kegiatan Nusra Youth Day dari tanggal 30 Juni-6 Juli 2018.
Ketua Panitia Pelaksana Nusra Youth Day II, Romo Longginus Bone, Pr didampingi Suster Maria Fransisca Yasmini RVM selaku Ketua Komisi Kepemudaan KAK dan Dian Lusong selaku Sekretaris Kepanitiaan dalam keterangan pers kepada wartawan di Gereja St. Maria Assumpta Kota Baru Kupang, Jumat (29/6/2018) menjelaskan, kegiatan pertemuan bersama para OMK ini biasanya digelar setiap tiga tahun sekali. Demi suksesnya kegiatan sepekan kedepan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan semua kelompok terkait lainnya. Para peserta akan disebarkan ke 7 paroki  di Keuskupan Agung Kupang yang ada di Kota Kupang. Mereka akan melakukan sharing pengalaman dan diharapkan mereka menemukan persoalan yang ada di tengah umat untuk dipecahkan bersama terutama di keluarga-keluarga.
Romo Longginus merincikan, peserta yang akan hadir pada kegiatan ini sebanyak 695 orang yang terdiri dari 318 dari KAK dan 377 peserta berasal dari berbagai keuskupan, yaitu dari Keuskupan Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Kauskupan Maumere, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Atambua dan Keuskupan Weetabula-Sumba. Anggota OMK selama berada di tengah umat, mereka juga akan melakukan katekese bersama. Mereka saling shering pengalaman untuk dibagikan sesuai dengan tema yang diangkat.


“Ada pengalaman-pengalaman dari OMK bisa disheringkan. Selain itu pengalaman yang mereka dapatkan di tengah umat menjadi bekal hidup,” katanya.
Romo Longginus menambahkan, Kegiatan Nusra Youth Day mengambil tema, “Sukacita dalam Keberagaman”. Adapun agenda lain dari kegiatan ini adalah workshop yang dilaksanakan di Paroki Assumpta tanggal 3-6 Juli 2018. Pada tanggal 3 Juli kegiatan diawali dengan misa pembukaan, defile parade budaya dari aula gereja sampai di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT di Jl El Tari. Selanjutnya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya dan Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr. Pada tanggal 4 Juli 2018 nanti akan dilakukan seminar dan talkshow yang dibawakan tokoh agama di Kota Kupang, yakni dari MUI NTT, Sinode GMIT dan dari Katolik. Akan dilakukan pula pertukaran budaya atau pameran hasil kreativitas orang muda dari setiap keuskupan di area gereja Sta. Maria Assumpta.
Suster Maria Fransisca Yasmini RVM menambahkan, di Regio Bali Nusra terdapat 8 keuskupan, namun  Keuskupan Denpasar tidak berkesempatan hadir dalam kegiatan sepekan ini karena sedang mengikuti kegiatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).(erni amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *