Aksi Heroik Kades Wanita, Redakan Tawuran di Pemalang

PEMALANG.NUSAFLOBAMORA—Aksi heroik,  Titis Widiastuti, sosok wanita, Kepala Desa (Kades) Jatingarang, Kecamatan Bodeh ,Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pantas diacungi jempol. Pasalnya, kades turun langsung ke arena melerai aksi tawuran Warga Dukuh Alang Ombo dengan Perguruan Silat Setia Hati
 (PSHT), Kamis  (28/6/2018) malam. Pendekatan yang dilakukan kadea berhasil meredakan suasana sehingga tidak sampai meluas.
Ketika dijumpai di Balai Desa Jatingarang,  Jumat (29/6/2018) Titis Widiastuti dengan kondisi luka di kelingking jarinya akibat kena lemparan benda saat kejadian di lokasi tawuran menceritakan,  kedua belah pihak sudah saling berhadapan antara warga dengan PSHT baik  dari warga sekitar maupun dari luar daerah. Aksi mereka menggunakan berbagai macam alat tajam namun al hamdullillah berkat kesigapannya bersama petugas kepolisian dari Polres Pemalang, aksi berhasil diredakan dengan mengamankan pemicu aksi tawuran.
Kades Titis walaupun dengan  terburu-buru karena hendak ke Polres Pemalang guna memberikan keterangan, ketika di tanya bagaimana rasa sakit di jarinya, dirinya menjawab hanya luka kecil dan tidak apa-apa.
Pada tempat terpisah,  Hadi, warga Dukuh Spring menceritakan bahwa asal mula dari aksi tersebut. Menurut Hadi, aksi ini  bermula dari adanya sekelompok pemuda di lokasi SD 02 Jatingarang sedang minum, sementara  di sekitar lokasi tersebut juga sedang ada latihan silat PSHT. Lokasi itu memang kerap   dijadikan tempat latihan PSHT.  Saat ditegur  pelatih PSHT supaya oknum warga yang minum tidak berisik, warga  merasa tersinggung dan mengeroyok pelatih  sehingga menimbulkan pelatih PSHT mengalami luka memar. Mendengar hal ini teman-teman PSHT di wilayah sekitar, tidak terima, ahirnya mencari pelaku sampai di Dukuh Alangamba. Warga setempat sempat menghadang dengan membawa peralatan dan senjata tajam namun  berhasil  reda karena pelaku berhasil ditangkap. Pelaku diamankan aparat Polres Pemalang dengan menerjunkan satu Kompi Dalmas. Korban juga ikut diselamatkan dan aksi tawuran tidak sampai meluas.(solihin  Kohar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *