Dukung Asian Games 2018, Mahasiswa Doktor UNJ Selenggarakan Seminar Nasional

Mahasiswa Program Doktoral UNJ, Agung Ngurah Budiadnyana M.Pd: Saya dan semua teman-teman di Universitas Negeri Jakarta mendukung Indonesia untuk masuk dalam 10 besar di Asian MAGES mendatang. Kita berhadap ada hasil yang maksimal untuk Indonesia lebih baik. 

Jakarta – Mahasiswa Doktor Universitas Negeri Jakarta asal Bali Anak Agung Ngurah Budiadnyana M.Pd bersama rekan-rekanya Menyelenggarakan Seminar  Nasional dengan tema “spirit energy for ASIAN GAMES 2018”. Langkah kongkrit yang sudah dilakukan adalah dengan membuat kajian-kajian dengan melaksanakan seminar nasional Spirit energy for ASIAN GAMES 2018 pada awal bulan Mei 2018.

Didalam kegiatan ini berbagai bidang keilmuan disertakan sebagai pemateri guna mendukung program Indonesia masuk 10 besar Asian GAMES 2018.

“Prof. Dr. dr. James Tangkudung, SportMed, M.Pd yakin Indonesia masuk ke 8 besar dengan asumsi beberapa cabang olahraga unggulan akan mampu memperoleh emas misalkan bulu tangkis, pencak silat, wushu, dayung, angkat besi, jet sky, panjat tebing, bridge, taekwondo, panahan dan paralayang dengan perolehan 16-18 medali emas. Ini bisa tercapai dengan berkaca pada hasil Asian GAMES di korea pada thn 2104 dimana negara Qatar berada pada urutan 10 dengan memperoleh medali 10 emas, dan Indonesia urutan 17 dengan perolehan medali 4 emas”, demikian hal itu disampaikan Dosen STKIP singaraja, Agung Ngurah Budiadnyana M.Pd bersama rekan-rekanya kepada awak media, selasa (5/6).

Agung, demikian ia disapa menjelaskan, optimisme ini mengacu pada strategy yang sudah dilakukan oleh para pelatih, atlet dan organisasi olahraga termasuk Pemerintah yang didalamnya benar-benar serius dan konsisten melaksananakan program yang sudah dibuat.

“Semuanya harus berpacu dengan waktu dengan program latihan mengedepankan kebutuhan atlet pada saat ini yang sudah masuk pada periodesasi Pra Kompetisi, latihan bertanding serta ujicoba melawan team-team lainnya”, jelasnya.

Dijelaskan, harus ada 3 level lawan uji tanding yang dihadapi, yaitu pertama; Team yang dibawah kita dengan tujuan meningkatkan rasa percaya diri atlet kita, kedua; Team yang sama kuat tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana keberhasilan program latihan yang dibuat dan dilaksanakan serta yang ke-tiga; Dengan team yang kekuatannya diatas kita dengan tujuan melihat kelebihan team lain agar bisa kita terapkan dan lakukan pada team kita guna mematangkan strategy dan kemenangan.

“Latihan yang dilakukan harus berdasarkan analisys bidang keilmuan olahraga (sport science) seperti ilmu kepelatihan, fisiologi, ilmu gizi , psikologi , biomekanika , serta ilmu pendukung lain”

Pada sisi lain, latihan harus benar-benar terukur dengan zona. Hal ini akan diperkuat juga degan berbagai aspek non teknis yaitu wasit/juri pada cabang olahraga tidak terukur seperti silat seni, wushu dan lainnya. Dimana pendekatan secara psikologis kepada mereka harus dilakukan.

“Dengan begitu, Prof.Dr. dr . James Tangkudung , SportMed, M.pd yakin Indones masuk pada 8 besar Asian Games 2018 di Indonesia, yaitu sesui dengan pelaksanaan tanggal 18 ( 18 medali emas) bulan 8 (urutan 8) ditahun 2018. Inilah yang disebut angka Magic oleh beliau sehingga beliau yakin dan siap mendukung untuk program 10 besar bahkan 8 besar Indonesia pada Asian Games 2018” (mediatimor.net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *